| September, 2010 | ||||||
| M | S | S | R | K | J | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | ||





Pengunjung hari ini : 14
Total pengunjung : 29963
Hits hari ini : 45
Total Hits : 139462
Pengunjung Online: 2
| Jumat, 30 Juli 2010 Kategori: Utama - Dibaca: 21 kali 14 Dokter Spesialis Cek Kesehatan Bacabup *Safrial-Yamin Giliran Pertama KUALATUNGKAL - Sebanyak 14 orang dokter spesialis melakukan cek kesehatan bakal calon bupati dan wakil Tanjungjabung Barat. Cek kesehatan yang akan di pusatkan di RS Raden Mattaher Kota Jambi, itu dimulai pukul 08.00 Wib atau tepat waktu yang telah ditentukan. Ketua IDI Tanjungjabung Barat, dr Didi Askari Pasaribu SpOG saat dikonfirmasi Radar Tanjab via ponselnya di Kualatungkal, Kamis (29/07) mengatakan, dalam pemeriksaan berjalan dengan lancar. "Semuanya berjalan dengan baik, "ujarnya. Didi menambahkan, calon mendapatkan pemeriksaan yang sangat lengkap. Sebab, 14 orang dokter tersebut merupakan para dokter spesialis yang ada di Kota Jambi. Mereka terdiri dari berbagai spesialisasi. Seperti kejiwaan, penyakit dalam dan lainnya. Dalam pemeriksaan itu, pasangan Safrial–Yamin yang pertama kali mendapatkan pemeriksaan. Hal ini sesuai dengan nomor urut pendaftaran ke KPUD kemarin. Pasangan ini, sudah berada di RS Raden Mataher sejak pagi. Apalagi jadwal pemeriksaan dilakukan mulai pukul 08.00 Wib. Saat tes kesehatan bakal calon tersebut, selain mendapatkan pemeriksaan secara fisik, juga diwajibkan menjawab sejumlah pertanyaan. Pertanyaan ini khusus untuk mengetahui kondisi kejiwaan. "Usai pemeriksaan hasilnya langsung kami serahkan ke KPUD. Nantinya, KPUD lah yang berkewenangan mengumumkan hasil pemeriksaan kesehatan itu, "ujar dr Didi. Sementara itu, Ketua KPUD Tanjungjabung Barat, H Syahrial SH saat dikonfirmasi Radar Tanjab via ponselnya menjelaskan, hasil pemeriksaan kesehatan akan menjadi salahsatu bahan verifikasi di KPUD. "Ya nanti juga akan tahulah hasilnya, " terang dia. Kedua pasangan bakal calon ini, datang dengan beberapa orang saja. Sebab mereka tidak dibenarkan datang dengan membawa simpatisan. Sebab dikhawatirkan akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat umum di RS Raden Mattaher tersebut. "Memang sudah kita minta agar tidak ramai-ramai datang ke pemeriksaan itu. Dan ternyata bakal calon itu mengikutinya. Sehingga pemeriksaan berjalan dengan lancarlah, "tukasnya. (bam) BERITA TERKAIT
Isi Komentar : |