| September, 2010 | ||||||
| M | S | S | R | K | J | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | ||





Pengunjung hari ini : 14
Total pengunjung : 29963
Hits hari ini : 47
Total Hits : 139464
Pengunjung Online: 3
| Jumat, 30 Juli 2010 Kategori: Utama - Dibaca: 10 kali Melihat Suasana Pasar Kalangan Jelang Puasa Harga Cabai Naik Turun, Sayuran Melonjak, Minat Beli Bertahan Kendati harga kebutuhan rumah tangga naik turun, dan ada yang melonjak naik, hal itu tidak begitu mempengaruhi transaksi jual beli dibeberapa pasar kalangan yang ada di Muarasabak. Kenaikan memang mengejutkan, tapi kebutuhan tetap dipenuhi. MASITA - MUARASABAK Harga cabai merah dan cabai rawit catatan Radar Tanjab Group mengalami penurunan dari harga sebelumnya beberapa pekan lalu mencapai Rp 60.000 perkilogram. Di Pasar Sabtu Kelurahan Parit Culum 1 Kecamatan Muarasabak Barat, akhir pekan lalu, cabai merah dipasarkan Rp 35.000 perkilogram, dan cabai rawit Rp 25.000 perkilogram. Penjualan pedagang di Pasar Minggu Blok D Kelurahan Pandan Jaya Kecamatan Geragai, harga cabai merah naik menjadi Rp 40.000 perkilogram, dan cabai rawit naik Rp 5000 perkilogram dari harga Rp 25.000 perkilogram. Di Pasar Senin Catur Rahayu dan Pasar Rabu Sido Mukti Kecamatan Dendang, harga cabai merah turun sekitar Rp.6.000 dari harga sebelumnya Rp 40.000 perkilogramnya. Hanya saja, harga sayuran seperti kangkung, bayam, pucuk katu melonjak naik. Kenaikan mencapai Rp 500 dalam satu ikatnya. Untuk bayam dan kangkung dijual dengan harga Rp 1.500 perikat. Harga bawang merah dan putih relatif stabil dalam satu pekan terakhir. Pantauan Radar Tanjab Group di Pasar Kamis Kelurahan Talang Babat Kecamatan Muarasabak Barat, harga cabai merah masih berkisar Rp 36.000 perkilogram, cabai rawit Rp 20.000 perkilogram, bawang merah Rp 20.000 perkilogram, bawang putih Rp 26.000 perkilogram. Sedangkan harga sayur bayam perikatnya bertahan di level Rp 1.500, begitu juga harga sayur kangkung dan sawi. Menurut keterangan Noval salah seorang pedagang di Pasar Kamis Kelurahan Talang Babat, kenaikan harga berdasarkan permintaan yang disesuaikan dengan stok barang yang ada. Menurutnya, kenaikan harga sayuran diperkirakan permintaan masyarakat tinggi, tapi barang di pasaran kurang. Begitu juga dengan harga cabai. Pada dua pekan terakhir harga cabai pernah mencapai Rp 60.000 perkilogram, itu disebabkan stok di Pasar Angso Dua Jambi kemungkinan minus dari permintaan pedagang yang makin besar. Saat ini terang Noval yang tak pernah absent di pasar kalangan, harga cabai merah, cabai rawit, bawang putih dan bawang merah relatif stabil. Namun, ia memperkirakan harga cabai, terlebih minyak sayur dan tepung terigu akan melonjak saat hitung hari mau puasa. "Perkiraan saya harga cabai akan naik, mungkin bisa mencapai Rp 60.000 perkilogram," imbuhnya kepada Radar Tanjab Group, kemarin. Sementara seorang pembeli Santi mengaku kaget dengan kenaikan harga kebutuhan rumah tangga, terlebih harga sayuran. Untuk harga cabai penilaian Santi masih stabil bila dibandingkan sepekan terakhir. "Terkejut waktu dengar harga bayam Rp 1.500 perikat, jangan-jangan nanti mau dekat puasa dan lebaran harga ini melonjak naik lagi," ucapnya. Kendati harga mulai naik, sebut Santi belanja tetap, hanya saja jumlah yang mau dibeli dikurangi. Misalnya, kalau sebelumnya beli cabai setengah kilo, mungkin cukup beli seperempat kilo saja. Ya, banyaklah yang harus dikurangi untuk menjaga stabilnya keuangan keluarga," ungkap Santi.*** BERITA TERKAIT
Isi Komentar : |