RUBRIK BERITA
Tungkal Ekspres
Sumatra News
Sabak Raya
Sabak Ekspres
Radar Nasional
Radar Jambi
Radar Bisnis
Radar Barat
Pendidikan
Olahraga
Mertulu

POLLING

BERITA POPULER

KOMENTAR

KALENDER
September, 2010
MSSR KJS
   1234
5 67891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

PENGUNJUNG

139420

Pengunjung hari ini : 3
Total pengunjung : 29952
Hits hari ini : 3
Total Hits : 139420
Pengunjung Online: 7


BERITA SOCIETY


Radar Tanjab dan Amazy Buka Bersama Dengan Anak Yatim

(3 Foto)


IKLAN BANNER

Kamis, 29 Juli 2010
Kategori: Utama - Dibaca: 51 kali
Cabup Perhatikan Persoalan Lahan dan Jalan

KUALATUNGKAL - Para kandidat dalam pemilukada Kabupaten Tanjungjabung Barat harus jeli melihat keinginan masyarakat. Terutama soal konflik lahan dan juga soal infrastruktur jalan. Sebab saat ini masyarakat sangat menginginkan adanya perubahan.

"Kalau mau menang harus bisa menarik perhatian masyarakat. Dan persoalannya adalah, saat ini masyarakat sangat menginginkan adanya kejelasan infratruktur dan juga penyelesaian konflik lahan, "ujar Pengamat Politik Jambi, H Nasrul Yasir kepada wartawan di Kualatungkal, Rabu (28/07).

Menurutnya, dua persoalan ini harus menjadi perhatian para kandidat yang akan bertarung. Karena, siapa yang bisa menyelesaikan dua persoalan ini, maka memiliki peluang untuk menjadi pemenang.

"Jadi yakinkan masyarakat soal kemampuan menangani dua persoalan itu. Kalau perlu, kandidat bisa melakukan kontrak politik. Sehingga masyarakat benar-benar yakin terhadap calon yang akan dipilihnya. Karena, konflik lahan dan infrastruktur merupakan isu utama yang masyarakat ingin tahu kejelasannnya, "terangnya.

Lalu bagaimana peluang para kandidat seandainya hanya dua pasangan yang maju?. Nasrul mengatakan, semuanya memiliki peluang yang sama. Hanya saja, siapa yang jeli melihat persoalan masyarakat, maka dialah yang kemungkinan bisa menjadi pemenangnya.

"Kalau semua mengangkat ikon perubahan, tentunya semuanya saat ini menginginkan adanya perubahan. Hanya saja, perubahan yang bagaimana, tentu kandidat harus tahu itu. Apalagi, dua kandidat sudah pernah menjadi pemimpin di sini (baca Tanjungjabung Barat-red), "katanya.

Nasrul Yasir juga menyebutkan, saat ini masyarakat sudah sama-sama mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam memimpin. "Jadi tinggal bagaimana tim memanagenya, sehingga bisa menjadi penarik perhatian masyarakat, "sebutnya.

Lebih lanjut, Nasrul menambahkan, nantinya memang terjadi hanya dua kandidat yang bakal maju, maka persaingan diperkirakan akan semakin ketat. Apalagi, masing-masing memiliki strategi dan tim yang tentunya sama-sama solid dalam memenangkan jagonya. (bam)



BERITA TERKAIT5 Komentar :

Anwar. Merlung
29 Juli 2010 - 22:26:07 WIB
1. Kalau menangani konflik lahan, Safrial Siregar jelas sudah gagal. Masalah PT IIS saja, malah semakin meruyak sampai sekarang. Ia malah memaksa PT IIS agar mengirimkan uang ke rekening Yayasan Raudatul jannah sebesar Rp 100 jt/bulan. Menurut org Merlung, Yayasan tsb fiktif dan diduga diketuai oleh Cici Ciamis, istri dari Safrial Siregar. Padahal, pada masa Usman Ermulan dulu, PT IIS sudah menyetor ke Pemkab sebesar Rp 2,4 Miliar. Nampak betul, mana yang mementingkan urusan pribadi dan mana yang mengurus daerah. karena itu, Usman lebih unggul dari pada Safrial Siregar.

2. Soal infrastruktur jalan pun, Safrial gagal. jalan yang rusak beart pada masa pemerintahnnya melebihi angka 70 persen. Malah jalan dua jalur dari kota menuju terminal pembengis yang baru dibangun sekitar 9 bulan, sudah hancur. Menurut Anggota DPRD Udin Marjuki, hal itu terjadi krn Safrial mengutip fee yang besar dari kontrakan dan gak tanggung-tanggung hingga 20-30 persen. jelas saja hancur semua jalan itu. Yang kaya ya Safrial pribadi. Masak orang seperti itu mau kita pilih lagi. Gak bakal.
Pada masa Usman dulu, semua jalann diperbaiki, malah Usman sudah membuka isolasi pengabuan yang sat ini jalannya hancur karena diabaikan oleh Safrial Siregar. Berdasarkan parameter di ata, insya Allah, usman unggul dari safrial siregar.
snowwwidi
30 Juli 2010 - 13:06:55 WIB
kita sudah bisa melihat siapa yang benar2 bertekad untuk membangun kembali tanjabbarat, yg jelas2 sudah tidak beraturan lgi,,
bisa kita lihat dengan mata kita sendiri,,

jalan sekarang seperti tag mendAPApat oerhatian,, lagi!!
ntah aoa yg terjadi dibalik itu semua,,
kita tag tauu...
:D
Wong deso
01 Agustus 2010 - 01:54:37 WIB
Samo bae dak do yg bgs.kasus lamo usman jg bnyk.lahan Htr d jadikan HP dg pt.wks,puluhan rb hektar.kasus very.merlung klu wkt usman org dak tau.trmsk aku.
Alwi, Merlung
01 Agustus 2010 - 13:18:51 WIB
Wong Deso: klu cak pacak ngomong dan idak tau masalah jgn komentar. Idak ado sedikit pun tanah PT WKS itu jadi tanah Usman dan Usman idak sepeser pun terimo dana dari PT WKS. Kau tuh termakan omong org be. Sementara ulah Safrial jelas dh minta jatah duit bulanan ke PT IIS. Bukti2nyo ado dan sudah diserahkan ke aparat hukum.
Tentang kasus fery, payah aparat hukum itu ndak menjerat Usman tp idak terbukti. Sampai 7 thn ini, Usman tetap be tidak ditangkap, krn memang buktinyo idak ado. Klu safrial, bhukti pipanisasi, bukti PT IIS sudah dikantong aparat hukum pusat. Tunggu be.
Makonyo, kalau ngomong pake data jgn pake co**** kau yang buruk tuh.
basenglah
02 Agustus 2010 - 20:09:23 WIB
berantam lah kalian disitu, yang korup tetap lah dio korup hahahaha..lolo

Isi Komentar :
Nama :

Website :

Komentar :


(Masukkan 6 kode diatas)