RUBRIK BERITA
Tungkal Ekspres
Sumatra News
Sabak Raya
Sabak Ekspres
Radar Nasional
Radar Jambi
Radar Bisnis
Radar Barat
Pendidikan
Olahraga
Mertulu

POLLING

BERITA POPULER

KOMENTAR

KALENDER
September, 2010
MSSR KJS
   1234
5 67891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

PENGUNJUNG

139450

Pengunjung hari ini : 12
Total pengunjung : 29961
Hits hari ini : 33
Total Hits : 139450
Pengunjung Online: 2


BERITA SOCIETY


Radar Tanjab dan Amazy Buka Bersama Dengan Anak Yatim

(3 Foto)


IKLAN BANNER

Minggu, 09 Mei 2010
Kategori: Radar Bisnis - Dibaca: 230 kali
SUPREMO 480 SL dari DGW
Untuk Gulma yang Membandel
JAMBI - Herbisida  adalah senyawa atau material yang disebarkan pada lahan pertanian untuk menekan atau memberantas tumbuhan yang menyebabkan penurunan hasil (gulma). Lahan pertanian biasanya ditanami sejenis atau dua jenis tanaman pertanian. Namun demikian tumbuhan lain juga dapat tumbuh di lahan tersebut. Karena kompetisi dalam mendapatkan hara di tanah, perolehan cahaya matahari, dan atau keluarnya substansi alelopatik, tumbuhan lain ini tidak diinginkan keberadaannya. Herbisida digunakan sebagai salah satu sarana pengendalian tumbuhan "asing" .

Saat ini cukup banyak hebisida (pembasmi gulma) yang tersedia di toko pertanian. Meskipun demikian, perlu kehati – hatian dalam memilih dan menggunakan herbisida. Memperhatikan cara pemakaian herbisida dengan benar sangatlah dianjurkan demikian yang disampaikan Nur Hidayat Sales Eksekutif  PT DGW

Menurutnya,tujuan pembersihan gulma antara lain untuk mengurangi tumbuhan pengganggu yang akan menjadi pesaing tanaman utama. Selain itu juga karena gulma merupakan inang alternetif dan tempat persembunyian hama penyakit." Untuk itu diperlukan herbisida yang pas dalam mengendalikan  gulma tersebut salah satunya yaitu SUPREMO 480 SL ini " ucap Nur.

Selain itu kata dia, SUPREMO 480 SL adalah herbisida non selektif yang memiliki spektrum luas, sehingga mampu mengendalikan gulma berdaun sempit, berdaun lebar dan golongan teki, dan sangat cocok dalam penanggulangan alang-alang dan gulma berbentuk lain pada perkebunan serta lahan tanpa tanaman(tanah kosong ). " SUPREMO 480 SL merupakan herbisida purna tumbuh yang bekerja sebagai racun sistemik dengan menghambat pembentukan enzim EPSP dan produksi asam amino esensial terhambat, kandungan hormon auksin menurun dan produksi klorofil terhambat yang akhirnya menyebabkan gulma mati " tuturnya.

Bukan itu saja tambah Nur , SUPREMO 480 SL bersifat tidak  tidak mudah tercuci oleh air hujan. Mikroorganisme tanah seperti jamur dan bakteri dapat mengurai menjadi karbon dioksida, air, nitrogen dan fosfat. SUPREMO 480 SL tidak menguap, tidak menimbulkan residu dan tidak berbahaya terhadap kehidupan burung, lebah dan serangga lainnya." Bahkan untuk mendapatkan product ini juga mudah karea sudah tersedia disemua toko pertanian di Jambi " Ungkapnya (neb)





BERITA TERKAIT
    3 Komentar :

    tulus
    27 Mei 2010 - 10:29:30 WIB
    Supremo 480 pancen topppp buangetttt, kami udah make tuh di BKL juga buanyaaak yang make, kawanku juga pake semua, mas Herry, Pak Kusnady Petani kopi dan sayur, Pak Rudy petani Karet dan Sawit, bahkan Perusahaan yang bergerak di tanaman kebun Teh, karet dan sawit.
    ruklman
    03 Juli 2010 - 11:07:31 WIB
    itu kan kata kamu, tapi saya bilang supremo itu adalah
    jagoannya herb karna semua gulma pasti KO kl pake
    supremo....ngak mati ya di bakarrrrrr345678
    rukiman
    03 Juli 2010 - 11:15:39 WIB
    pak nur dan pak tulus kirim no hpmu, palembang biar
    bs kontek.........

    Isi Komentar :
    Nama :

    Website :

    Komentar :


    (Masukkan 6 kode diatas)